Saturday, 14 November 2015

Fakta Unik Kopi

Hey reader, pembahasan kali ini adalah fakta-fakta unik tentang kopi. Mungkin ada beberapa fakta yang tak jarang kita dengar. Apa saja ya? here it :

Memiliki dua jenis, arabika dan robusta.
Robusta lebih produktif, tahan penyakit, dan tinggi kandungan kafeinnya. Sedangkan arabika tingkat keasamannya yang lebih tinggi dan memiliki aroma yang lebih kompleks. Robusta cenderung lebih murah dari Arabika dan sebagian besar kopi spesial itu adalah arabika.

Tanaman kopi perlu banyak air.
Orang-orang selalu membicarakan produksi daging sapi memboroskan pasokan air dunia. Namun menurut situs FoodBev.com, justru perkebunan kopilah yang memakan banyak air. Jika untuk menghasilkan satu pound (setara 0,45 kilogram) daging sapi membutuhkan 1.800 galon air, satu pon kopi membutuhkan 2.500 galon air. Hemm, boros sekali ya!

Warna biji kopi bervariasi.
Awalnya kopi berwarna hijau, kemudian berubah menjadi kuning, oranye, atau merah tergantung pada varietas yang dikembangkan.

Moka adalah nama pelabuhan di Yaman.
Kota Mocha adalah pelabuhan pertama tempat biji kopi pertama kali disebarkan ke seluruh dunia. Kopi Yaman dikenal memiliki kualitas rasa mirip cokelat. Karakteristik inilah kini menjadi minuman yang lebih dikenal sebagai moka, paduan kopi dan cokelat.

Ada ribuan varietas kopi.
Sebagian besar dari apa yang kita minum berasal dari beberapa varietas yang berbeda. Hutan Ethiopia memiliki ribuan jenis kopi yang belum dibudidayakan. Just one word, WOW!

Satu tanaman kopi bisa berumur sampai 200 tahun.
Jangan remehkan pohon kopi. Meski terlihat kecil dan kadang seperti rentan mati, tanaman ini bisa hidup selama dua abad. Respect to grandpa!

Kopi yang sudah dipanggang bisa disimpan lama.
Negara penghasil kopi umumnya panen setahun sekali atau dua kali. Setelah dipanggang, kopi disimpan dalam penyimpanan khusus yang bisa bertahan hingga setahun lamanya. Namun kopi umumnya dikirimkan pada hari yang sama saat mereka dipanggang.

Kopi luwak masih yang termahal.
Luwak yang hidup di alam liar memakan buah kopi yang kemudian difermentasi dalam saluran pencernaan mereka. Kopi yang keluar bersama kotorannya diolah menjadi bubuk berharga mahal karena kenikmatannya. Karena ketersediaannya yang terbatas, harganya sangat mahal. Di Thailand dilakukan hal yang sama tapi pada gajah, dan menyebutnya sebagai kopi gading.

AS mengkonsumsi kopi lebih banyak dari negara manapun di dunia.
Jika Inggris dikenal sebagai bangsa peminum teh, maka Amerika Serikat dikenal sebagai konsumen kopi terbesar. Sebanyak 61 persen warga AS lebih memilih kopi ketimbang minuman ringan. Jerman berada pada peringkat berikutnya. 

Anda dapat minum kopi terbaik di dunia dengan cara murah.
Kopi yang paling mahal di dunia bisa kita dapatkan dengan cara murah, misalnya dengan menyeduh sendiri di rumah. Bill Gates mungkin bisa minum anggur yang lebih baik dari kita, tetapi ketika minum kopi, kita dapat minum hal yang sama dengan orang terkaya di dunia itu loh.

Cara menikmati kopi adalah dengan menyeruputnya.
Untuk mendapatkan rasa kopi yang lebih nikmat, seruputlah. Dengan cara ini, setiap bagian dari mulut kita dapat menyelaraskan rasa yang berbeda dari kopi. Seperti kita tahu, lidah bagian adalah pengecap untuk rasa manis dan bagian belakang tenggorokan untuk rasa pahit.

Kopi memiliki rasa lebih kuat dari anggur.
Beberapa sumber mengatakan, karakteristik aromatik kopi bernilai setinggi 1.500, sedangkan anggur hanya setinggi 200 saja.

Espresso memiliki kafein kurang dari kopi seduh.
Coffee Chemistry menyebut kopi seduh mengandung kafein lebih tinggi 2,3 kali dibandingkan kopi yang disajikan sebagai espresso. Nah!

Kopi kehilangan 70 persen rasa dalam waktu dua menit.
Menurut standar menikmati kopi yang dikenal luas, kopi sebaiknya diseruput saat masih panas. Bahkan, penikmat kopi sejati kerap menyebut kopi akan menjadi 'basi; setelah 15 menit. Nah loh, memang benar sih. Kalau kopi apalagi yang sudah dingin, rasanya akan berbeda pada saat masih panas. Ayo, jangan biarkan kopi kita 'basi' ya!

Nah reader, sejauh pembahasan tadi apakah pengetahuanmu bertambah?

No comments:

Post a Comment